Tuesday, December 27, 2016

Bab 5. PHP/MySQL Untuk Programer


Mengedit Database







Anda akan kembali menggunakan database situsfilm dari bab-bab sebelumnya. Pertama-tama, Anda akan mulai menciptakan halaman administratif yang mencantumkan semua film dan orang dalam database Anda dan menyediakan link-link agar Anda bisa mengelolanya. Kemudian Anda akan menciptakan halaman-halaman pembantu sehingga Anda bisa menambahkan dan menghapus rekaman-rekaman film.

Halaman Administratif
Pertama, Anda memerlukan sebuah halaman pembuka. Ikuti langkah-langkah berikut:

Contoh
Menciptakan halaman administratif
1.     Ciptakanlah sebuah file dengan nama admin.php, dan masukkan kode berikut:

<?php
//menghubungkan ke MySQL
$db = mysql_connect('localhost', 'rismon', 'Dolokulu77') or
  die ('Tidak bisa terhubung. Periksa parameter koneksi.');

//memastikan bahwa database yang baru dibuat menjadi
//database yang aktif
mysql_select_db('situsfilm', $db) or die(mysql_error($db));
?>
<html>
  <head>
    <title> Database Film </title>
    <style type="text/css">
      th { background-color: #999;}
      .baris_ganjil { background-color: #EEE; }
      .baris_genap { background-color: #FFF; }
    </style>
  </head>
  <body>
  <table style="width:100%;">
    <tr>
      <th colspan="2"> Daftar Film <a href="film.php?aksi=tambah"> [TAMBAH] </a></th>
    </tr>
<?php
$query = 'SELECT * FROM film';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die (mysql_error($db));

$ganjil = true;
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    echo ($ganjil == true) ? '<tr class="baris_ganjil"> ' : ' <tr class="baris_genap"> ';
    $ganjil = !$ganjil;
    echo ' <td style="width:75%;"> ';
    echo $baris['nama_film'];
    echo ' </td><td> ';
    echo ' <a href="film.php?aksi=edit & id=' . $baris['id_film'] . '"> [EDIT] </a> ';
    echo ' <a href="hapus.php?tipe=film & id=' . $baris['id_film'] . '"> [HAPUS] </a> ';
    echo ' </td></tr> ';
}
?>
  <tr>
  <th colspan="2"> Orang <a href="orang.php?aksi=tambah" > [TAMBAH] </a></th>
  </tr>
<?php
$query = 'SELECT * FROM orang';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die (mysql_error($db));
$ganjil = true;
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    echo ($ganjil == true) ? ' <tr class="baris_ganjil"> ' : ' <tr class="baris_genap"> ';
    $ganjil = !$ganjil;
    echo ' <td style="width: 25%;"> ';
    echo $baris['namapenuh_orang'];
    echo ' </td><td> ';
    echo ' <a href="orang.php?aksi=edit & id=' . $baris['id_orang'] . '"> [EDIT] </a> ';
    echo ' <a href="hapus.php?tipe=orang & id=' . $baris['id_orang'] . '"> [HAPUS] </a> ';
    echo ' </td></tr> ';
}
?>
    </table>
  </body>
</html>

2.    Sekarang buka file tersebut pada browser Anda. Anda akan melihat halaman seperti ditunjukkan pada gambar berikut:



Menyisipkan Rekaman ke Database Relasional
Database seringkali memuat lebih dari satu tabel. Semua tabel tersebut bisa saja independen satu sama lain, tetapi hal itu sama saja seperti menggunakan mobil Anda untuk menyimpan barang-barang yang seharusnya diletakkan di rumah. Biasanya tabel-tabel dalam database berelasi satu sama lain dengan cara tertentu.

Pada sistem lama dimana database relasional belum ada, setiap baris memuat semua informasi sebanyak mungkin. Bayangkan sistem Anda hanya memuat satu tabel yang menampung semua informasi untuk aplikasi Anda. Tabel film Anda, misalnya, akan menyimpan semua data tentang aktor, sutradara, dan tipe film. Setiap rekaman harus menetapkan semua informasi ini. Sekarang dimisalkan bahwa suatu Anda perlu memutuskan untuk mengganti kategori dari “aksi” menjadi “petualangan”. Anda harus menjelajah semua rekaman dalam tabel untuk mengubah label tipe film. Kemungkinan Anda salah melakukannya sangat besar.

Hal ini tidak menjadi masalah dalam sistem manajemen database relasional (RDBMS, relational database management systems); Anda dapat menciptakan sebuah tabel tipefilm yang menyimpan sebuah referensi dari semua tipe film, dan kemudian menghubungkan film-film yang relevan dengan tipe film. Untuk menghubungkan tabel yang berbeda, Anda menggunakan sebuah sepasang primary key/foreign key.

Primary key merupakan sebuah nilai atau sekelompok nilai yang dapat dipakai untuk secara unik mengidentifikasi setiap rekaman dalam sebuah tabel. Primary key pada tabel tipefilm adalah id dari tiap tipe film yang disimpan dalam bidang id_tipefilm. Foreign key merupakan sebuah nilai pada tabel lain yang dapat dipakai untuk mereferensi balik ke primary key.

Pada kasus berikut, Anda akan menggunakan PHP dan SQL untuk menyisipkan sebuah film dalam database Anda.

Contoh
Menyisipkan sebuah film
1.     Ciptakanlah sebuah file kosong dengan editor teks Anda, dan masukkan kode berikut. Simpan file tersebut dengan nama film.php.

<?php
//menghubungkan ke MySQL
$db = mysql_connect('localhost', 'rismon', 'Dolokulu77') or
  die ('Tidak bisa terhubung. Periksa parameter koneksi.');

//memastikan bahwa database yang baru dibuat menjadi
//database yang aktif
mysql_select_db('situsfilm', $db) or die(mysql_error($db));
?>
<html>
  <head>
    <title> Menambah Film </title>
  </head>
  <body>
    <form action="komit.php?aksi=tambah&tipe=film" method="post">
      <table>
        <tr>
          <td> Nama Film </td>
          <td><input type="text" name="nama_film"/></td>
        </tr><tr>
          <td> Tipe Film </td>
          <td><select name="tipe_film">
<?php
// memilih informasi tipe film
$query = 'SELECT
        id_tipefilm, label_tipefilm
    FROM
        tipefilm
    ORDER BY
        label_tipefilm';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));

// mengisi dengan hasil
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    foreach ($baris as $value) {
        echo ' <option value="' . $baris['id_tipefilm'] . '"> ';
        echo $baris['label_tipefilm'] . ' </option> ';
    }
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td> Tahun Film </td>
      <td><select name="tahun_film">
<?php
// mengisi dengan tahun
for ($thn = date("Y"); $thn >= 1970; $thn--) {
    echo ' <option value="' . $thn . '" > ' . $thn . ' </option> ';
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td> Aktor Film </td>
      <td><select name="aktor_film" >
<?php
// memilih rekaman-rekaman aktor
$query = 'SELECT
        id_orang, namapenuh_orang
    FROM
        orang
    WHERE
        aktor_orang = 1
    ORDER BY
        namapenuh_orang';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));

// mengisi dengan hasil
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    foreach ($baris as $value) {
        echo ' <option value="' . $baris['id_orang'] . '"> ';
        echo $baris['namapenuh_orang'] . ' </option> ';
    }
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td> Sutradara </td>
      <td><select name="sutradara_film">
<?php
// memilih rekaman-rekaman sutradara
$query = 'SELECT
        id_orang, namapenuh_orang
    FROM
        orang
    WHERE
        sutradara_orang = 1
    ORDER BY
        namapenuh_orang';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));

// mengisi dengan hasil
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    foreach ($baris as $value) {
        echo ' <option value="' . $baris['id_orang'] . '"> ';
        echo $baris['namapenuh_orang'] . ' </option> ';
    }
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td colspan="2" style="text-align: center;">
        <input type="submit" name="submit" value="Tambah" />
      </td>
    </tr>
   </table>
  </form>
 </body>
</html>

2.    Ciptakanlah sebuah file kosong dengan nama komit.php, dan masukkan kode berikut:

<?php
//menghubungkan ke MySQL
$db = mysql_connect('localhost', 'rismon', 'Dolokulu77') or
  die ('Tidak bisa terhubung. Periksa parameter koneksi.');

//memastikan bahwa database yang baru dibuat menjadi
//database yang aktif
mysql_select_db('situsfilm', $db) or die(mysql_error($db));
?>
<html>
  <head>
    <title> Komit </title>
  </head>
  <body>
<?php
switch ($_GET['aksi']) {
case 'tambah':
    switch ($_GET['tipe']) {
    case 'film':
        $query = 'INSERT INTO
            film
                (nama_film, tahun_film, tipe_film, aktor_film,
                 sutradara_film)
            VALUES
                ("' . $_POST['nama_film'] . '",
                 ' . $_POST['tahun_film'] . ',
                 ' . $_POST['tipe_film'] . ',
                 ' . $_POST['aktor_film'] . ',
                 ' . $_POST['sutradara_film'] . ')';
        break;
    }
    break;
}
if (isset($query)) {
    $hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
}
?>
    <p> Selesai! </p>
  </body>
</html>

3.    Buka halaman admin.php dengan browser Anda, dan klik link TAMBAH pada kepala tabel film. Anda akan melihat form seperti berikut:



4.    Klik tombol Tambah, dan Anda akan melihat pesan konfirmasi seperti ditampilkan berikut:




Menghapus Rekaman
Penghapusan rekaman merupakan hal mudah. Penghapusan berarti menghilangkan data, jadi Anda perlu hati-hati melakukannya. Untuk menghapus sebuah rekaman, Anda perlu menentukan rekaman yang akan dihapus melalui kondisi-kondisi dalam statemen WHERE. Setelah statemen ini dieksekusi, tidak ada titik balik. Rekaman dihapus tanpa bisa dikembalikan kembali. Oleh karena itu, penulis menganjurkan kehati-hatian ketika menggunakan statemen DELETE. MySQL menghapus semua hasil yang cocok dengan query, dan melupakan satu hal kecil dalam klausa WHERE akan menyebabkan konsekuensi yang serius.

Karena penghapusan rekaman tidak ada titik balik, Anda sebaiknya memastikan bahwa klausa WHERE memilih rekaman yang tepat. Kemudian setelah itu, Anda dapat menggunakan statemen DELETE.

Contoh
Menghapus rekaman
1.     Ciptakanlah sebuah file teks baru dengan nama hapus.php, dan masukkan kode berikut:

<?php
//menghubungkan ke MySQL
$db = mysql_connect('localhost', 'rismon', 'Dolokulu77') or
  die ('Tidak bisa terhubung. Periksa parameter koneksi.');

//memastikan bahwa database yang baru dibuat menjadi
//database yang aktif
mysql_select_db('situsfilm', $db) or die(mysql_error($db));

if (!isset($_GET['do']) || $_GET['do'] != 1) {
    switch ($_GET['tipe']) {
    case 'film':
        echo 'Apakah Anda yakin akan menghapus film ini? <br/>';
        break;
    case 'orang':
        echo 'Apakah Anda yakin akan menghapus orang ini? <br/>';
        break;
    }
    echo ' <a href="' . $_SERVER['REQUEST_URI'] . '&do=1"> ya </a>';
    echo 'or <a href="admin.php"> tidak </a>';
} else {
    switch ($_GET['tipe']) {
    case 'orang':
        $query = 'UPDATE film SET
                aktor_film = 0
            WHERE
                aktor_film = ' . $_GET['id'];
        $hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
         
        $query = 'DELETE FROM orang
            WHERE
                id_orang = ' . $_GET['id'];
        $hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
?>
<p style="text-align: center;"> Orang tersebut telah dihapus.
<a href="indeks_film.php"> Kembali ke Indeks </a></p>
<?php
        break;
    case 'film':
        $query = 'DELETE FROM film
            WHERE
                id_film = ' . $_GET['id'];
        $hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
?>
<p style="text-align: center;"> Film Anda sudah dihapus.
<a href="indeks_film.php"> Kembali ke Indeks </a></p>
<?php
        break;
    }
}
?>

2.    Buka halaman admin.php pada browser Anda kembali, dan klik link HAPUS pada film atau orang, sehingga ditampilkan:



3.    Klik “ya” untuk mengonfirmasi penghapusan, dan tunggu pesan konfirmasi, seperti ditampilkan berikut:



Pertama-tama, Anda perlu memahami bahwa dalam database relasional Anda tidak dapat menghapus rekaman dan membiarkannya begitu saja. Penghapusan data harus dilakukan dengan hati-hati. Sebagai contoh, jika Anda menghapus satu orang dari tabel orang, ini akan membuyarkan referensi potensial ke orang tersebut dalam tabel film. Jika Anda menghapus Jim Carrey dari tabel orang, siapa yang akan menjadi aktor dalam film Bruce Almighty? Jika Anda tidak membereskannya, id Jim Carrey akan tetap ada dalam rekaman, dan Anda akan memiliki database yang tidak tertata.

Solusi terhadap permasalahan ini adalah memastikan bahwa Anda selalui memiliki foreign key pada sebuah rekaman. Skript berjalan dalam dua mode, dengan bantuan statemen if. Pertama, ketika dipanggil dengan link dari admin.php, maka string query merupakan tipe rekaman (baik film atau orang) dan id rekaman. Parameter do tidak digunakan. Ini akan memicu blok kode pertama pada konstruksi if dieksekusi oleh PHP:

switch ($_GET['tipe']) {
case 'film':
    echo 'Apakah Anda yakin akan menghapus film ini? <br/>';
    break;
case 'orang':
    echo 'Apakah Anda yakin akan menghapus orang ini? <br/>';
    break;
}
echo ' <a href="' . $_SERVER['REQUEST_URI'] . '&do=1"> ya </a>';
echo 'or <a href="admin.php"> tidak </a>';

Statemen switch dipakai untuk menampilkan prompt yang tepat, tergantung dari tipe yang disubmit, dan kemudian link-link dihasilkan untuk memastikan proses penghapusan atau untuk membatalkannya. Link untuk memastikan proses penghapusan mengarahkan Anda untuk kembali ke halaman sekarang dengan parameter-parameter URL yang sama.

Pada kedua kalinya skript dipanggil, parameter do ditetapkan, jadi blok berikutnya pada struktur if dieksekusi, dan sekali lagi statemen swicth dipakai, tergantung dari tipe rekaman yang akan dihapus.

Karena Anda ingin mempertahankan integritas database, tabel film harus diperbarui terlebih dahulu, sebelum penghapusan suatu rekaman dari tabel orang dilakukan:

$query = 'UPDATE film SET
        aktor_film = 0
    WHERE
        aktor_film = ' . $_GET['id'];
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
             
$query = 'DELETE FROM orang
    WHERE
        id_orang = ' . $_GET['id'];
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));



Mengedit Data pada Rekaman
Untuk memperbarui data, Anda perlu mengidentifikasi data yang akan diperbarui.

Contoh
Mengedit data
1.     Buka kembali file film.php pada editor teks Anda dan modifikasilah kode sebagai berikut:

<?php
//menghubungkan ke MySQL
$db = mysql_connect('localhost', 'rismon', 'Dolokulu77') or
  die ('Tidak bisa terhubung. Periksa parameter koneksi.');

//memastikan bahwa database yang baru dibuat menjadi
//database yang aktif
mysql_select_db('situsfilm', $db) or die(mysql_error($db));

if ($_GET['aksi'] == 'edit') {
    //membaca informasi rekaman
    $query = 'SELECT
        nama_film, tipe_film, tahun_film, aktor_film, sutradara_film
    FROM
        film
    WHERE
        id_film = ' . $_GET['id'];
    $hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
    extract(mysql_fetch_assoc($hasil));
} else {
    //menetapkan nilai-nilai menjadi kosong
    $nama_film = '';
    $tipe_film = 0;
    $tahun_film = date('Y');
    $aktor_film = 0;
    $sutradara_film = 0;
}
?>
<html>
  <head>
    <title><?php echo ucfirst($_GET['aksi']); ?> Film </title>
  </head>
  <body>
    <form action="komit.php?aksi=<?php echo $_GET['aksi']; ?>&tipe=film" method="post">
      <table>
        <tr>
          <td> Nama Film </td>
          <td><input type="text" name="nama_film" value="<?php echo $nama_film;?> "/></td>
        </tr><tr>
          <td> Tipe Film </td>
          <td><select name="tipe_film">
<?php
// memilih informasi tipe film
$query = 'SELECT
        id_tipefilm, label_tipefilm
    FROM
        tipefilm
    ORDER BY
        label_tipefilm';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));

// mengisi dengan hasil
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    foreach ($baris as $value) {
        if ($baris['id_tipefilm'] == $tipe_film) {
            echo '<option value="' . $baris['id_tipefilm'] . '" selected="selected">';
        } else {
            echo '<option value="' . $baris['id_tipefilm'] . '">';
        }
        echo $baris['id_tipefilm'] . ' </option> ';
    }
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td> Tahun Film </td>
      <td><select name="tahun_film">
<?php
// mengisi dengan tahun
for ($thn = date("Y"); $thn >= 1970; $thn--) {
    if ($thn == $tahun_film) {
        echo '<option value="' . $thn . '" selected="selected">' . $thn . '</option>';
    } else {
        echo '<option value="' . $thn . '"> ' . $thn . '</option> ';
    }
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td> Aktor Film </td>
      <td><select name="aktor_film" >
<?php
// memilih rekaman-rekaman aktor
$query = 'SELECT
        id_orang, namapenuh_orang
    FROM
        orang
    WHERE
        aktor_orang = 1
    ORDER BY
        namapenuh_orang';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));

// mengisi dengan hasil
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    foreach ($baris as $value) {
        if ($baris['id_orang'] == $aktor_film) {
            echo '<option value="' . $baris['id_orang'] . '" selected="selected">';
        } else {
            echo '<option value="' . $baris['id_orang'] . '">';
        }
        echo $baris['namapenuh_orang'] . '</option>';
    }
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td> Sutradara </td>
      <td><select name="sutradara_film">
<?php
// memilih rekaman-rekaman sutradara
$query = 'SELECT
        id_orang, namapenuh_orang
    FROM
        orang
    WHERE
        sutradara_orang = 1
    ORDER BY
        namapenuh_orang';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));

// mengisi dengan hasil
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    foreach ($baris as $value) {
        if ($baris['id_orang'] == $sutradara_film) {
            echo '<option value="' . $baris['id_orang'] . '" selected="selected">';
        } else {
            echo '<option value="' . $baris['id_orang'] . '">';
        }
        echo $baris['namapenuh_orang'] . '</option>';
    }
}
?>
      </select></td>
    </tr><tr>
      <td colspan="2" style="text-align: center;">
<?php
if ($_GET['aksi'] == 'edit') {
    echo '<input type="hidden" value="' . $_GET['id'] . '" name="id_film"/>';
}
?>
        <input type="submit" name="submit" value="<?php echo ucfirst($_GET['aksi']); ?>"/>
      </td>
    </tr>
   </table>
  </form>
 </body>
</html>

2.    Bukalan skript komit.php dan edit isinya agar cocok dengan kode berikut:

<?php
//menghubungkan ke MySQL
$db = mysql_connect('localhost', 'rismon', 'Dolokulu77') or
  die ('Tidak bisa terhubung. Periksa parameter koneksi.');

//memastikan bahwa database yang baru dibuat menjadi
//database yang aktif
mysql_select_db('situsfilm', $db) or die(mysql_error($db));
?>
<html>
  <head>
    <title> Komit </title>
  </head>
  <body>
<?php
switch ($_GET['aksi']) {
case 'tambah':
    switch ($_GET['tipe']) {
    case 'film':
        $query = 'INSERT INTO
            film
                (nama_film, tahun_film, tipe_film, aktor_film,
                 sutradara_film)
            VALUES
                ("' . $_POST['nama_film'] . '",
                 ' . $_POST['tahun_film'] . ',
                 ' . $_POST['tipe_film'] . ',
                 ' . $_POST['aktor_film'] . ',
                 ' . $_POST['sutradara_film'] . ')';
        break;
    }
    break;
case 'edit':
    switch ($_GET['tipe']) {
    case 'film':
        $query = 'UPDATE film SET
                nama_film = "' . $_POST['nama_film'] . '",
                tahun_film = ' . $_POST['tahun_film'] . ',
                tipe_film = ' . $_POST['tipe_film'] . ',
                aktor_film = ' . $_POST['aktor_film'] . ',
                sutradara_film = ' . $_POST['sutradara_film'] . '
            WHERE
                id_film = ' . $_POST['id_film'];
        break;
    }
    break;
}
if (isset($query)) {
    $hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
}
?>
    <p> Selesai! </p>
  </body>
</html>

3.    Sekarang buka browser Anda dan buka halaman admin.php.
4.    Klik link EDIT untuk mengedit film Bruce Almighty, ubah beberapa kotak teks dan nama film, dan tekan tombol EDIT, seperti ditunjukkan berikut:


5.    Amati kembali halaman admin.php berikut:



Kode komit.php hampir sama dengan apa yang asli, dengan pengecualian suatu cabang kode yang baru dalam statemen switch yang menangani pembaruan rekaman dalam database dengan nilai-nilai yang baru. Tetapi ada hal yang menarik dalam film.php, yang perlu Anda amati lebih dekat.

Pertama, lihat pada statemen if di awal skript. Anda mendefinisikan cabang-cabangnya pada sebuah parameter string query dengan nama aksi. Jika aksi adalah edit, maka query dilakukan terhadap database untuk menemukan sebuah rekaman yang berkaitan dengan id yang diberikan pada parameter string query id dan untuk menetapkan beberapa variabel.

if ($_GET['aksi'] == 'edit') {
    //membaca informasi rekaman
    $query = 'SELECT
        nama_film, tipe_film, tahun_film, aktor_film, sutradara_film
    FROM
        film
    WHERE
        id_film = ' . $_GET['id'];
    $hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));
    extract(mysql_fetch_assoc($hasil));
} else {
    //menetapkan nilai-nilai menjadi kosong
    $nama_film = '';
    $tipe_film = 0;
    $tahun_film = date('Y');
    $aktor_film = 0;
    $sutradara_film = 0;
}

Variabel-variabel yang ditetapkan pada kode tersebut dipakai untuk menetapkan nilai default bagi bidang-bidang form. Setiap bidang memiliki nilai

Mengedit sebuah bidang teks cukup sederhana, tetapi penetapan nilai pada sebuah list cerita lain. Anda tidak dapat hanya menampilkan list dan berharap pengguna akan mereset nilai kembali ke awal ketika ia mengedit rekaman. Anda perlu mereload keseluruhan list dan membuat nilai yang telah ditetapkan sebelumnya muncul sebagai default pada list.

          <td> Tipe Film </td>
          <td><select name="tipe_film">
<?php
// memilih informasi tipe film
$query = 'SELECT
        id_tipefilm, label_tipefilm
    FROM
        tipefilm
    ORDER BY
        label_tipefilm';
$hasil = mysql_query($query, $db) or die(mysql_error($db));

// mengisi dengan hasil
while ($baris = mysql_fetch_assoc($hasil)) {
    foreach ($baris as $value) {
        if ($baris['id_tipefilm'] == $tipe_film) {
            echo '<option value="' . $baris['id_tipefilm'] . '" selected="selected">';
        } else {
            echo '<option value="' . $baris['id_tipefilm'] . '">';
        }
        echo $baris['id_tipefilm'] . ' </option> ';
    }
}
?>
      </select></td>




No comments:

Post a Comment